Senin, 06 Desember 2021

Web 3.0

    Web merupakan jaringan komputer yang terdiri dari kumpulan situs internet yang menawarkan teks, grafik, suara, animasi melalui protokol transfer hypertext. Web dikenal dengan WWW (World Wide Web), WWW adalah layanan internet yang paling populer dan dikenal dan digunakan secara luas. Web merupakan penyedia informasi yang dapat diakses oleh siapapun dengan cara terhubung ke jaringan internet. Pada web terdapat halaman web atau yang sering disebut dengan website merupakan halaman situs sistem informasi yang dapat diakses di internet oleh siapapun. Web dapat bersifat statis maupun dinamis yang dapat membentuk suatu rangkaian bangunan yang slaing terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan jaringan halaman (hyperlink).

    Teknologi web pun terus berkembang dengan sangat pesat. Kelahiran web didorong dengan pergerakan generasi web dari web 1.0 ke web 3.0. perbedaan utama dari setiap generasi adalah pada web 1.0 masih bersifat read-only, pada web 2.0 bergerak ke arah read-write, sedangkan pada web 3.0 mengembangkan hubungan manusia ke manusia, manusia ke mesin, dan mesin ke mesin.

    Web 3.0 adalah generasi ketiga dari layanan internet berbasis web. Konsep Web 3.0 pertama kali diperkenalkan pada tahun 2001, saat Tim Berners-Lee, penemu World Wide Web, menulis sebuah artikel ilmiah yang menggambarkan Web 3.0 sebagai sebuah sarana bagi mesin untuk membaca halaman-halaman Web. Hal ini berarti bahwa mesin akan memiliki kemampuan membaca Web sama seperti yang manusia dapat lakukan sekarang ini.
    Web 3.0 berhubungan dengan konsep Web semantik, yang memungkinkan isi web dinikmati tidak hanya dalam bahasa asli pengguna, tetapi juga dalam bentuk format yang bisa diakses oleh agen-agen software. Beberapa ahli bahkan menamai Web 3.0 sebagai Web Semantik itu sendiri.

    Sering disebut bahwa web 3.0 mengarah ke semantic web. Istilah semantic web sendiri merupakan pengembangan web dimana konten web ditampilkan tidak hanya dalam format bahasa manusia (natural language), tetapi juga dalam format yang dapat dibaca dan digunakan oleh mesin (software)

    Web 3.0 menawarkan metode yang efesien dalam membantu komputer mengorganisasi dan menarik kesimpulan data online. Web 3.0 juga memungkinkan fitur Wen menjadi sebuah sarana penyimpanan data dengan kapasitasluar biasa besarnya.

    Keunikan dari Web 3.0 adalah konsep dimana manusia dapat berkomunikasi dengan mesin pencari. Kita bisa meminta Web untuk mencari suatu data spesifik tanpa bersusah-susah mencari satu per satu dalam situs-situs Web. Web 3.0 juga mampu menyediakan keterangan-keterangan yang relevan tentang informasi yang ingin kita cari, bahkan tanpa kita minta.  

Adapun beberapa ciri dari Web 3.0 diantaranya ;
  • Integrasi web kedalam produk rumah tangga seperti tv, kulkas atau bahkan rumah pintar
  • Berhubungan dengan konsep web semantik, yang memungkinkan isi web dinikmati tidak hanya dalam bahasa asli pengguna, tapi juga dalam bentuk format yang dapat diakses oleh agen-agen software
  • Online menjadi kebutuhan sehari-hari
  • Mudahnya mengirim/membalas email dari berbagai media elektronik
  • Pencarian dalam bahasa pengguna
  • Adanya komunikasi antara pengguna/user dengan mesin pencari
  • Web sebagai asisten pribadi
  • Kolaborasi web dengan sms/notifikasi melalui sms

Tujuan dan karakteristik Web 3.0

    Tujuan utama dari web 3.0 adalah meningkatkan produktivitas dan kenyamanan pengguna internet melalui ketersediaan machine-facilitated understanding of information. 

karakteristik dari Web 3.0 menurut PC Magazine 
  1. Semantic web : Sebuah web dengan kemampuan membaca situs semudah manusia membacanya. Satu informasi yang dibutuhkan oleh manusia dapat dengan mudah tersajikan dengan korelasi informasi yang tepat dan cepat.
  2. The 3D Web : Nuansa Web semakin menarik dengan adanya kemampuan visual 3D. Tanpa harus meninggalkan rumah maka kita dapat mengunjungi berbagai tempat di dunia lain secara virtual dengan kemampuan akses data dan interaksi secara realtime.”
  3. The Media-Centric Web : Keyword bukan lagi satu-satunya cara untuk mendapatkan informasi yang dituju. Photo, audio, video akan menjadi cara lain untuk mencari informasi yang kita inginkan.”
  4. The Pervasive Web : Web akan dengan mudah diakses dengan berbagai cara dan alat berbeda. Sementara kemudahan koneksi akan semakin berkembang, berbagai alat-alat elektronika akan mendukung upaya kemudahan koneksi internet. Maka koneksi internet tidak hanya sebatas di kantor, kampus saja, bahkan di kereta, bis, pasar, kamar tidur atau tempat lainnya.
  • Web 3.0 sendiri terdiri atas:
  • Web semantik
  • Format mikro
  • Pencarian dalam bahasa pengguna
  • Penyimpanan data dalam jumlah besar
  • Pembelajaran lewat mesin
  • Agen rekomendasi, yang merujuk pada kecerdasan buatan Web
Kelebihan Web 3.0
  • Kecepatan berinteraksi
  • Ketepatan/keakuratan data, karen data yang dikirim dan diterima semuanya berbasis XML
  • Kemudahan mengolah request dan response
  • Lebih fleksibel, karena menggunakan protokol http
  • Memahami bahasa manusia

Kekurangan Web 3.0

    Kemampuan yang lainnya juga pada bagian yang grafik 3 dimensinya(3D) sehingga akan sama keadaannya dengan dunia nyata. Namun, yang menjadi permasalahan hal ini akan harus diimbangi dengan penambahan kecepatan dan bandwith yang tersedia 

Tampilan 3 Dimensi Web 3.0

    Berbicara tentang Web 3.0 berarti membicarakan kemampuan internet yang semakin cerdas. Namun, beberapa pakar melewatkan satu hal yang mungkin cukup penting dalam perkembangan teknologi web ke depannya, yaitu tampilan 3 dimensi dari web  Tampilan 3 dimensi ini mayoritas berhubungan dengan pembuatan dunia virtual 3 dimensi, seperti di situs Second Life ( http://secondlife.com/ ) yang telah memiliki 13 juta akun dan 38 ribu user yang log in pada saat yang bersamaan. Aplikasi ini memungkinkan user untuk hidup di dunia virtual yang tidak pernah mereka rasakan di kehidupan nyata. Penduduk dunia virtual dapat menjelajah, bertemu dengan penduduk dunia virtual lainnya, bersosialisasi, berpartisipasi dalam suatu grup, dan lain-lain. Interaksi sosial dalam dunia virtual terjadi melalui pesan teks, audio, ataupun video

Contoh Aplikasi Web 3.0

    Persyaratan umum untuk aplikasi Web 3.0 adalah kemampuan untuk mencerna informasi berskala besar dan mengubahnya menjadi pengetahuan faktual dan eksekusi yang berguna bagi pengguna. Dengan itu, aplikasi ini masih dalam tahap awal, yang berarti bahwa mereka memiliki banyak ruang untuk perbaikan dan jauh dari bagaimana aplikasi Web 3.0 potensinya berfungsi.
    Beberapa perusahaan yang sedang membangun atau memiliki produk yang mereka ubah menjadi aplikasi Internet 3.0 adalah Amazon, Apple, dan Google. Dua contoh aplikasi yang memanfaatkan teknologi Web 3.0 adalah Siri dan Wolfram Alpha.

  •  RSS (RDF Site Summary), memberikan informasi yang terupdate/terkini tampa kita mengunjungi web tersebut
  •  FOAF (Friend of a Friend), untuk mendeskripsikan orang-orang, ketertarikan dan hubungan mereka
  • SIOC (Semantically-Interlinked Online Communities), komunitas online dan membuat koneksi antara diskusi berbasis internet
  • Siri, Selama bertahun-tahun, asisten AI yang dikendalikan suara milik Apple telah tumbuh lebih cerdas dan telah memperluas kemampuannya sejak penampilan pertamanya di model iPhone 4S. Siri menggunakan pengenalan suara, bersama dengan kecerdasan buatan, untuk dapat melakukan perintah yang kompleks dan dipersonalisasi.
  • Wolfram Alpha, Wolfram Alpha adalah "mesin pengetahuan komputasi" yang menjawab pertanyaan Anda secara langsung dengan perhitungan, bukan memberi Anda daftar halaman web seperti yang dilakukan mesin pencari. Jika Anda ingin perbandingan praktis, cari "Inggris vs Brasil" di Wolfram Alpha dan Google, lalu lihat perbedaannya.


Reference




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Teknologi Komunikasi Data

  PC (Personal Computer)      PC atau Personal computer adalah  istilah yang identik dengan komputer  pribadi seperti komputer desktop. Komp...